Perbedaan ISBN dan ISSN sering menjadi pertanyaan bagi penulis, penerbit, maupun akademisi yang ingin menerbitkan karya ilmiah. ISBN (International Standard Book Number) digunakan sebagai identitas resmi untuk buku, sedangkan ISSN (International Standard Serial Number) berlaku untuk terbitan berseri seperti jurnal, majalah, atau buletin.
Apa Itu ISBN?
ISBN (International Standard Book Number) memberi identitas unik pada setiap buku yang diterbitkan. Perpustakaan Nasional sebagai otoritas resmi di Indonesia menerbitkan nomor berisi 13 digit ini. ISBN memastikan buku tercatat, sah secara hukum, dan mudah ditemukan pembaca melalui sistem katalog, perpustakaan, maupun toko buku online.
Contoh ISBN: 978-602-1234-567-8
Apa Itu ISSN?
ISSN (International Standard Serial Number) adalah nomor identitas resmi untuk publikasi berseri seperti jurnal, majalah, buletin, atau prosiding yang diterbitkan secara periodik. ISSN terdiri dari 8 digit dan digunakan untuk membedakan satu terbitan berseri dengan yang lain, baik versi cetak maupun elektronik.
Contoh ISSN: 1234-5678
Perbedaan ISBN dan ISSN
Aspek
ISBN
ISSN
Jenis Publikasi
Untuk buku tunggal (buku ajar, referensi, monograf, kumpulan artikel, dll.)
Untuk terbitan berseri (jurnal, majalah, buletin, prosiding berkala)
Jumlah Digit
13 digit
8 digit
Fungsi Utama
Menandai identitas unik setiap judul buku, termasuk edisi berbeda
Menandai identitas unik judul terbitan berkala untuk keseluruhan seri
Lembaga Penerbit
Diterbitkan oleh Perpustakaan Nasional
Diterbitkan oleh ISSN International Centre bersama lembaga nasional
Manfaat
Memudahkan katalogisasi, distribusi, penjualan, dan pencarian buku
Memudahkan identifikasi, pengindeksan, dan sitasi jurnal/majalah
Contoh
ISBN: 978-602-8519-57-2 (contoh buku di Indonesia)
ISSN: 2089-3582 (contoh jurnal ilmiah di Indonesia)
Kesimpulan
Perbedaan ISBN dan ISSN terletak pada jenis publikasi, struktur nomor, serta fungsi penggunaannya. ISBN digunakan untuk buku, sedangkan ISSN digunakan untuk jurnal dan terbitan berseri.